Sabtu, 07 Februari 2015

Kumpulan Materi dan Soal





Nama Sekolah             : MA. Ma’arif 9 Kotagajah
Mata Pelajaran            : Fiqih
Kelas                           : X


Materi

  1. Fiqih
a.       Bahasa
Kata fiqih (فقه) secara bahasa punya dua makna. Makna pertama adalah al fahmu al mujarrad (الفهم المجرد), yang artinya adalah mengerti secara langsung atau sekedar mengerti saja.
Makna yang kedua adalah al fahmu ad daqiq (الفهم الدقيق), yang artinya adalah mengerti atau memahami secara mendalam dan lebih luas.
Kata fiqih yang berarti sekedar mengerti atau memahami, disebutkan di dalam ayat Al Quran Al Karim, ketika Allah menceritakan kisah kaum Nabi Syu’aib ‘Alaihis Salam yang tidak mengerti ucapannya.
“Mereka berkata, ‘Hai Syu’aib, kami tidak banyak mengerti tentang apa yang kamu katakan itu.’” (QS Hud: 91)
Dalam prakteknya, istilah fiqih ini lebih banyak digunakan untuk ilmu agama secara umum, dimana seorang yang ahli di bidang ilmu-ilmu agama sering disebut sebagai faqih, sedangkan seorang yang ahli di bidang ilmu yang lain, kedokteran atau arsitektur misalnya, tidak disebut sebagai faqih atau ahli fiqih.
b.      Istilah
Sedangkan secara istilah, kata fiqih didefinisikan oleh para ulama dengan berbagai definisi yang berbeda-beda. Sebagiannya lebih merupakan ungkapan sepotong-sepotong, tapi ada juga yang memang sudah mencakup semua batasan ilmu fiqih itu sendiri.
Al Imam Abu Hanifah punya definisi tentang fiqih yang unik, yaitu: Mengenal jiwa manusia terkait apa yang menjadi hak dan kewajibannya.
  1. Wudhu

a.       Pengertian
 Menurut bahasa, Wudhu artinya Bersih dan Indah. sedangkan menurut istilah (syariah islam) artinya menggunakan air pada anggota badan tertentu dengan cara tertentu yang dimulai dengan niat guna menghilangkan hadast kecil. Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat (orang yang akan sholat, diwajibkan berwudhu lebih dulu, tanpa wudhu shalatnya tidak sah. Ayat Al-Qur'an yang merupakan Dasar Kewajiban Wudhu berbunyi:

$pkš‰r'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#þqãYtB#uä #sŒÎ) óOçFôJè% ’n<Î) Ío4qn=¢Á9$# (#qè=Å¡øî$$sù öNä3ydqã_ãr öNä3tƒÏ‰÷ƒr&ur ’n<Î) È,Ïù#tyJø9$# (#qßs|¡øB$#ur öNä3Å™râäãÎ/ öNà6n=ã_ö‘r&ur ’n<Î) Èû÷üt6÷ès3ø9$# 4 ........ ÇÏÈ  
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah mukamu, tangan sampai sikumu, dan sapulah kepalamu, dan basuhlah kakimu sampai dengan kedua mata kaki." (Al-Maidah, ayat 6).
b.      Yang Membatalkan Wudhu
Yang membatalkan Wudhu:
1.      Sesuatu yang keluar dari Kubul (alat kelamin) atau Dubur (lobang pelepasan). Baik yang bisa keluar (Kencing, kentut, tahi) atau yang tidak bisa keluar (Darah, Kerikil (kencing batu), nanah, ulat (keremi). AIR MANI tidak membatalkan wudhu, tapi jika ingin sholat wajib mandi hadast dulu.
2.      Tidur dalam keadaan tidak merapatkan tempat duduknya (tempat keluar angin tidak tertutup rapat).
3.      Hilang akal (gila, mabuk, pingsan, sakit)
4.      Bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan


  1. Tayamum

a.       Arti Definisi atau Pengertian Tayamum
Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya. Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum.
Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadas, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang wajib hukumnya bila sudah tersedia. Tayamum untuk hadas hanya bersifat sementara dan darurat hingga air sudah ada.
Tayamum yang telah dilakukan bisa batal apabila ada air dengan alasan tidak ada air atau bisa menggunakan air dengan alasan tidak dapat menggunakan air tetapi tetap melakukan tayamum serta sebab musabab lain seperti yang membatalkan wudu dengan air.

b.      Sebab atau Alasan Melakukan Tayamum :
- Dalam perjalanan jauh
- Jumlah air tidak mencukupi karena jumlahnya sedikit
- Telah berusaha mencari air tapi tidak diketemukan
- Air yang ada suhu atau kondisinya mengundang kemudharatan
- Air yang ada hanya untuk minum
- Air berada di tempat yang jauh yang dapat membuat telat shalat
- Pada sumber air yang ada memiliki bahaya
- Sakit dan tidak boleh terkena air

c.       Syarat Sah Tayamum :
- Telah masuk waktu salat
- Memakai tanah berdebu yang bersih dari najis dan kotoran
- Memenuhi alasan atau sebab melakukan tayamum
- Sudah berupaya atau berusaha mencari air namun tidak ketemu
- Tidak haid maupun nifas bagi wanita atau perempuan
- Menghilangkan najis yang yang melekat pada tubuh

d.      Sunah atau Sunat Ketika Melaksanakan Tayamum :
- Membaca basmalah

e.       Rukun Tayamum :

a.       Niat Tayamum.
b.      Menyapu muka dengan debu atau tanah.
c.       Menyapu kedua tangan dengan debu atau tanah hingga ke siku.

f.       Tata Cara / Praktek Tayamum :
a.       Siapkan debu yang suci
b.      Membaca basmalah
c.       Niat
d.      Ambil debu dengan kedua telapak tangan dan ditipiskan debunya
e.       Usapkan ke muka
f.       Ambil kembali debu dengan kedua telapak tangan dan ditipiskan debunya
g.      Usapkan ke dua tangan

  1. Puasa

Puasa menurut bahasa berarti menahan diri dari melakukan sesuatu perbuatan. Sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri  dari segala yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan disertai niat dan beberapa syarat.
$yg•ƒr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6ø‹n=tæ ãP$u‹Å_Á9$# $yJx. |=ÏGä. ’n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ  
 Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
(QS. Al-Baqarah: 183)

  1. Pernikahan
a.    pengertian
akad yang mengahalalkan hubungan atau persetubuhan dengan akad mengawinkan atau menikahkan. Firman Allah tentang pernikahan:

(#qßsÅ3R$$sù... $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz žwr& (#qä9ω÷ès? ¸  ...oy‰Ïnºuqsù  ÇÌÈ  
Artinya:
Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja. (QS. An-Nisa: 3)
b.      Mahar
Mahar adalah pemberian wajib oleh seorang suami terhadap si istri. Mahar diterangkan dalam firman Allah.
(#qè?#uäur uä!$|¡ÏiY9$# £`ÍkÉJ»s%߉|¹ \'s#øtÏU 4 bÎ*sù tû÷ùÏÛ öNä3s9 `tã &äóÓx« çm÷ZÏiB $T¡øÿtR çnqè=ä3sù $\«ÿ‹ÏZyd $\«ÿƒÍ£D ÇÍÈ  
Artinya:
Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. (QS. An-Nisa: 4)

c.       Jenis pernikahan
1)   Nikah mut’ah
Adalah pernikahan yang didalamnya ada perjanjian waktu lama berlaku pernikahan tersebut.
2)   Nikah syighar
3)   Nikah tahlil
4)   Nikah qobul
















Kumpulan soal-soal


Tabel Jumlah Soal
Materi/Kemampuan
Pengetahuan 20%
Pemahaman
50%
Aplikasi
30%
Jumlah
TF    10%
1
1
1
3
MC   50%
2
8
5
15
Matc 10%
1
1
1
3
FI     10 %
1
1
1
3
Essay 20%
1
4
1
6
Total
6
15
9
30


Soal-Soal:

True False
  1. Thaharah artinya bersuci
a.       Benar                     b. salah
  1. Debu merupakan contoh alat-alat yang dapat digunakan untuk bersuci
a.       Benar                     b. salah
  1. An-nisa ayat 5 menjelaskan tentang mahar.
a.       Benar                     b. salah


Multiple Choice.         

  1. Pengertian shalat yaitu?
a.       berdoa                               c. duduk
b.      berdiri                                d. berdiri dan duduk
2.      Apa pengertian dari tumakninah?
a.         berhenti 50 detik              c. berhenti 80 detik
b.         berhenti sejenak               d. berhenti secukupnya

3.      Bagaimanakah hikmah shalat terhadap kesehatan?
  1. Menyehatkan              c. Memperlancar peredaran darah saat sujud
  2. Jawaban C benar         d. semua benar
4.      Yang termasuk rukun tayamum adalah?
  1. Debu                           c. Daun 
  2. Air                               d. Batu
5.      Hal-hal manakah yang membatalkan tayamum, antara lain adalah?
  1. Ada air                                    c. Minum
  2. Makan                         d. Berlari
6.      Wudhu yang tidak berurutan maka tidak syah, mengapa?
  1.  tidak sesuai syariat     c. tidak di ajarkan rasulullah
  2. Dilarang ulama            d. a dan c benar
  1. Mengapa seseorang melakukan tayamum?
  1. tidak ada air                c. sakit yang bila terkena air bertambah parah
  2. C benar                        d. a dan b benar
8.      Bila kita hendak berwudhu kemudian tidak menemukan air, maka kita diwajibkan wudhu dengan bertayamum. Perintah ini termaktub dalam surat?
  1. QS. Al-Baqarah: 6      c. QS. An-Nisa’: 56
  2. QS. Al-Maidah: 6       d. QS. Al-Imran: 23
9.      Apa saja urutan yang dilakukan pada saat tayamum dilakukan?  
  1. Wajah dan tangan       c. A benar
  2. Tangan dan wajah       d. A dan C benar
10.  Dalam surat apakah yang menyeru umat muslim untuk melakukan puasa ramadhan?
  1. QS. Ali-Imran : 30
  2. QS. Al-Baqarah: 180
  3. QS. At-Takatsur: 2
  4. QS. Al-Baqarah: 190
11.  Mengapa umat islam diwajibkan untuk melaksanakan puasa ramadan?
  1. Menyehatkan              c. a dan b benar
  2. Mensucikan diri          d. membuka pintu rezeki
12.  Hukum melakukan puasa pada bulan ramadhan?
  1. Wajib `                        c. Mubah
  2. Sunnah                        d. Makruh 

13.  Apa saja hal-hal yang dilarang pada waktu puasa?
  1. Sumpah Palsu
  2. Melihat aurat lawan jenis dengan syahwat
  3. Menggunjing atau gosip
  4. Jawaban a, b, dan c benar
14.  Pernikahan antara laki-laki dan perempuan dengan menyebutkan batas waktu tertentu ketika akad nikah adalah pengertian dari?
  1. Nikah Mut’ah              c. Nikah Syghar
  2. Nikah Tahlil                d. Ijab Qabul
15.  Menyebutkan mahar pada saat pernikahan dalam ijab kabul, hukumnya adalah?
  1. Sunnah                        c. Makruh
  2. wajib                           d. Mubah

Matching
  1. Thaharah memiliki arti                                                a. Membasuh dengan debu
  2. Mengapa puasa itu wajib                                            b. tayamum
  3. Ayat yang menerangkan mahar adalah                       c. meyehatkan jasmani rohani
                                                                                                d. bersuci
                                                                                                e. an-nisa 4
                                                                                                f. an-nisa 5








Full In
  1. Sholat diawali dengan ……….. diakhiri dengan salam.
  2. Dalam an-nisa 4 menyebutkan tentang ……. Perikahan.
  3.  Tayamum dilakukan dengan menggunakan ………..suci.

Essay
  1. Apa pengertian fiqih ?
  2. Apa pengertian dari shalat secara istilah ?
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tumakninah dalam shalat ?
  4. Jelaskan sebab-sebab nya tayamum dilakukan ?
  5. Apa perbedaan tayamum dengan berwudhu ?
  6. Uraikan dengan singkat tata cara pelaksanaan tayamum ?
















KUNCI JAWABAN



True False
  1. a
  2. a
  3. b



Multiple Choice
1.      a                      11. c
2.      b                      12. a
3.      d                      13. d
4.      a                      14. a
5.      a                      15. d
6.      d
7.      d
8.      b
9.      d
10.  b


Matching
1.      d. bersuci
2.      c. menyehatkan jasmani rohani
3.      e. an-nisa ayat 4


Full In
1.      takbir
2.      mahar
3.      debu
Essay
  1. Pengertian fiqih adalah
a.       Bahasa adalah  mengerti, memahamai atau pemahaman.
b.      Istilah adalah Mengenal jiwa manusia terkait apa yang menjadi hak dan kewajibannya.
  1. Shalat adalah ucapan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan di akhiri dengan salam.
  2. Tumakninah adalah berhenti sejenak, berapa lama berhentinya bergantug atas perasaan orang yang melakukan shalat itu sendiri.
  3. Sebab tayamum.
- Dalam perjalanan jauh
- Jumlah air tidak mencukupi karena jumlahnya sedikit
- Telah berusaha mencari air tapi tidak diketemukan
- Air yang ada suhu atau kondisinya mengundang kemudharatan
- Air yang ada hanya untuk minum
- Air berada di tempat yang jauh yang dapat membuat telat shalat
- Pada sumber air yang ada memiliki bahaya
- Sakit dan tidak boleh terkena air
  1. Tayamum adalah mensucikan diri dari hadats kecil dengan menggunakan debu yang suci dan hanya membasuh muka dan tangan. Sedangkan wudhu adalah membersihkan diri dari hadats kecil dengan menggunakan air, mulai dari berkumur hingga membasuh kaki sampai mata kaki.
  2. Tata cara tayamum
h.      Siapkan debu yang suci
i.        Membaca basmalah
j.        Niat
k.      Ambil debu dengan kedua telapak tangan dan ditipiskan debunya
l.        Usapkan ke muka
m.    Usapkan kedua tangan




Daftar Pustaka
                                                                                                  


M. Atwi Suparman, Desain Intruksional, Jakarta: Erlangga, 2012.
Qasim, Rizal, Pengamalan Fiqih, Yogyakarta: Tiga Serangkai, 2013.
Rasyid, Sualaiman, Fiqih Islam, Jakarta: Attahiriyah, 1976.
Syarifudin, Amir, Garis-garis Besar Fiqih, Jakarta: kencana, 2010.

Senin, 26 Januari 2015

suaraku


suaraku....................................


Disaat aku membutuhkan mu mengapa engkau menghilang begitu saja, tak pernah terfikir kah keadaan ku didalam benak mu hingga kau sanggup berdiam dan membisu. Membiarkan aku sendiri menjawab teka-teki yang sangat aku tak mengerti. Hingga kini pun masih seperti itu dan entah sampai kapan.
Ya Allah yang maha pengasih, tenangkan lah hati yang gelisah ini, tenangkan aku dalam kasih Mu, sinari aku dengan cahaya Mu, bahagiakan aku dengan kbesaran Mu. Hati ini terasa pilu dan lelah, lelah untuk mengerti, lelah untuk menanti, lelah untuk menjadi saksi atas semuanya.
Apa yang harus aku perbuat y Rabbii.... hati ini benar-benar tak bisa mengerti, aku ingin sekali merubah semuanya tapi apalah daya. Aku hanya wanita yang tak berarti dihidupnya saat ini. Aku adalah wanita yang ia cintai tai aku juga orang yang terus ia sakiti. Aku wanita yang ia jaga tapi aku juga yang selalu terlepas dari penjagaannya. Aku wanita yang begitu amat berarti tapi aku juga orang yang selalu terlupakan olehnya.
Ketika ia acuhkan aku. Ketika ia tak peduli pada ku. Ketika janjinya ia ingkari begitu saja. Aku hanya bisa diam n menangis kepada Mu ya Allah... aku tak tau lagi apa yang harus aku lakukan untuk merubahnya menjadi lebih baik dari yang sekarang. ya Allah apakah aku bisa mendapatkan perhatiannya, kasih sayangnya, cintanya, kepeduliaanya, pengayomannya nanti?????????????????/
Aku ingin melakukan hal yang sama dengan apa yang ia lakukan kepada ku ya Rabb, tapi hatiku selalu tak mampu untuk melakukan itu. hati ini terasa sakit setiap kali aku ingin menyakitinya.
Aku sudah kehilangan kasih saynag dari orang tua ku, apakah aku akan kehilangan kasih sayang dari nya juga? Apa salah ku y Rabb hingga Engkau memberikan ujian ini kepada ku...
Rasikhun, 040714

engkau boleh acuhkan aku



Engkau Boleh Acuhkan Aku


Sikap mu begitu sulit untuk ku mengerti
Cara mu menyentuh hati ku pun sulit untuk ku terima
Tapi hati ku ini sudah terlanjur mencintai
Dan hanya kesabaran yang kini ku miliki
            Hingga kapan aku menanti
            Asa yang tertutup oleh ego dan keangkuhan diri
            Menerima semua yang kau beri
            Meski itu tak mudah untuk ku jalani
Cintaku sudah tersimpan rapi
Dalam hati bertelekan ketulusan yang suci
Namun mungkin belum mampu membuat mu mengerti
Bahwa cintaku benar-benar membutuhkan mu
            Hasrat yang terpendam selama ini
            Mimpi demi mimpi yang menghantui
            Seakan diri ini tak berarti
            Hingga sikap mu acuh dengan cintaku
Mungkinkah tangis air mata ini
Akan terganti dengan kebahgiaan nanti
Akankah semua keinginan hati akan terpenuhi
Tapi cintaku akan tetap disini menunggu mukjizat itu datang
            Engkau boleh acuhkan aku
            Tapi aku tak sanggup tuk melangkah pergi
            Cemooh mereka memang membuat peri
            Tapi lebih perih bila aku pergi dengan membawa sejuta penyesalan diri

Sabtu, 17 Januari 2015

Hatiku yang tersayat namun bahagia karena cinta-Nya



Hatiku yang tersayat namun bahagia karena cinta-Nya


Masalah adalah hal yang kuhadapi disetiap waktu bersama mu......
Tak sedikit aku mengemis maaf dengan mu..tak sedikit aku harus menagis karena sikap mu.. Aku tak pernah menyerah atas semua tindakan yang telah kamu lakukan dan kini kau meninggalkan ku dengan cinta yang telah bersemi dan tumbuh dengan suburnya...hingga aku harus merelakan untuk bersimpuh dan mennagis dipangkuan ibu mu..hingga ayah mu pun menangis dan bertanya apa yang membuat ku datang kesana...
Ya allah... engkau begitu tau tentang rasa ku ini, luka dihati dan hilangnya harap ku.. aku tak berani berkata apapun kepada orang tua ku, hanya diam dan diam selalu. Tuhan ku, aku merasa malu dengan Engkau, aku belum bisa menjaga apa yang tengah Engkau titipkan pada ku.. saat ini aku hanya bisa memperhatikan nya tanpa aku mengharap apapun darinya. Biarlah waktu ku yang membuktikan pada mu, semoga tak akan ada kata menyesal nantinya untuk ku karena aku akan pulang kepangkuan Mu suatu saat nanti...... Saat ini hanya doa yang kupanjatkan, hanya memantaskan diri untuk mendapatkan cinta sang Ilahi, karena hanya cinta-Nya, rahmat-Nya, kasih sayang dan pertolongan-Nya aku dapat terus melangkah dan bermimpi......................
Ya Allah pelajaran yang kudapatkan hari ini...
Kebanyakan manusia menganggap masalah adalah:
1.      Kesalahan orang lain pada nya
2.      Ingin benar sendiri
3.      Ingin mendapatkan kepuasan dengan jalan apapun
Akan tetapi yang sesungguhnya adalah, masalah itu......
1.      Hal yang timbul karena diperbuat
2.      Hati yang kalah dengan fikiran
3.      Tidak mampu menerima apa-apa yang Engkau berikan
Bagaimana menyelsaikan masalah itu, Engkau mengajarkan pada ku....
1.      Menerima nya sebagai warna kehidupan
2.      Koreksi diri
3.      Mau disalahkan dan meminta maaf

Kini aku merasa bahagia ya Allah dengan semua nya........................
Hamba merasa beban dan tangis ketika kata-kata “jalan masing-masing” itu ku terima menjadi rasa pasrah.. setelah orang tuanya meyakinkan ku dan menjamin rasaku dan menjanjikan bahwa aku tidak akan kehilangan dia, sekarang menjadi terasa datar dan berlalu begitu saja.....
Cukup ku menangis dengan Mu, cukup aku hidup dengan cinta kasih Mu, dan biarkan saat ini aku bahagia dengan kebahagiaan yang tengah Engkau anugrahkan.. Tidak akan cukup hidup ku untuk membalas semua yang Engkau berikan ya Rahman.. Tetapi aku berjanji untuk selalu menjaga apa yang Engkau amanahkan untuk ku..............
Jika memang dia yang terbaik maka jagalah dia dan pertemukan kami nanti di waktunya.. kini aku ingin menghabiskan waktu ku untuk memadu kasih dengan Mu ya Allah yang maha Cinta.. cinta yang tak ada duanya, cinta yang aku persembahkan seutuhnya........
Kebahagiaan dapat aku rasakan saat ini, karena...
Aku telah mampu merelakan kebahagiaan ku untuk orang lain (dia yang kucintai) dan aku memberikannya tanpa ada motif keegoisan diri.
Karena hingga tulisan ini ku buat, aku masih menyimpan rasaku untuknya hanya untuknya dan akan tetap sama.

Buat sahabat muda.......
Kita ditinggalkan oleh orang yang kita cintai bukan berarti kita tidak bisa bahagia, karena masalah itu selalu hadir dengan solusinya.... apa yang aku nyatakan ini mungkin tidaklah mudah untuk dilakukan karena butuh kesadaran, kepeduliaan, kesabaran dan ketulusan. Tetapi apapun itu, percayalah bahwa masalah atau ujian yang kita hadapi adalah jalan untuk kita merasakan kebahagiaan yang berkualitas yang tak semua orang dapat merasakannya...
Sujud dan bercinta kasih dengan sang Maha Cinta adalah salah satu cara untuk menutup lubang luka dihati kita.. jangan biarkan kita terperosok dalam prasangka dosa yang dapat membuat kita jauh dari cahaya cinta, cahaya kebenaran dan kebahagiaan.
Semoga bermanfaat, belajarlah dari kisah ku..
Kurang lebih nya mohon maaf dan kepada Allah saya kembali serta memohon ampunan...
wallahu a’lam bis shawab






Cerita hati yang tersayat, 27-12-2014
Tertanda...


Ayang kurnia